Friday, 6 December 2019

Apakah Konsusmsi Nanas Mempengaruhi Kondisi Pada Ibu Hamil?

Kehamilan merupakan suatu anugrah dari Yang Maha Kuasa pada seorang ibu yang mana hal ini sangat diidam-idamkan bagi semua pasangan suami istri karena sebentar lagi mereka akan dikaruniai seorang momongan. Semua ibu hamil pasti sangat ingin bayinya lahir dengan sehat, normal, tanpa ada satupun kecacatan. Hal itu memicu semangat ibu hamil untuk senantiasa menjaga kesehatan, baik kesehatan fisik maupun emosional. Salah satu upaya menjaga kesehatan bayi dalam kandungan adalah menghindari beberapa makanan yang dianggap tidak aman dikonsumsi ibu hamil.


by Pexels on Pixabay
Banyak mitos yang beredar di masyarakat tentang makanan pantangan pada ibu hamil. Namun seringkali mitos tersebut tidak berdasarkan penelitian ilmiah yang benar. Salah satu mitos yang kita ketahui adalah larangan mengkonsumsi nanas pada ibu hamil. Namun apakah benar nanas tidak aman dikonsumsi bagi ibu hamil? Berikut adalah kandungan dan manfaat dari buah nanas secara umum:

1. Kalium
Kalium sangat bermanfaat bagi tubuh, yaitu untuk menyeimbangkan kadar cairan elektrolit dalam tubuh. Selain itu zat ini juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan ginjal.
2. Vitamin A, B, dan C
Vitamin A diketahui sangat bermanfaat bagi kesehatan mata kita. Sedangkan Vitamin B dan C yang mengandung antioksidan sangat bermanfaat untuk sistem imunitas kita, yaitu sistem pertahanan tubuh supaya daya tahan tubuh kita kuat dan tidak mudah terserang penyakit, serta mencegah kanker.
3. Enzim Bromelin
Enzim ini bermanfaat bagi tubuh untuk mengatasi masalah pencernaan, yaitu sakit perut, diare, dan melancarkan BAB. Selain itu zat ini juga bermanfaat mengurangi iskemia, dan gejala angina.

Dari ketiga zat tersebut, zat bromelin lah yang dipercaya tidak aman bagi ibu hamil. Mengapa demikian? Menurut penelitian yang dilakukan oleh Irfan Silaban tahun 2016, dalam jurnal yang berjudul "Pengaruh Enzim Bromelin Buah Nanas (ananas comosus L.) Terhadap Awal Kehamilan" zat bromelin dapat menginduksi prostaglandin sehingga dapat memicu peningkatan kontraksi uterus. Hal ini beresiko terjadinya perdarahan uterus pada ibu hamil. Enzim bromelin juga memiliki efek abortifikasi, yaitu menghambat implantasi. Implantasi yaitu proses melekatnya embrio pada endometrium. Apabila proses ini terhambat, maka proses terbentuknya janin pun terhambat. Sehingga dapat memicu keguguran.

Penelitian lain yang dilakukan oleh Ria Doriana Pasaribu tahun 2014, pada jurnal yang berjudul "Sosial Budaya Serta Pengetahuan Ibu Hamil Yang Tidak Mendukung Kehamilan Sehat" mengkonsmsi nanas bagi ibu hamil, bukannya tidak boleh, namun dibatasi. Jadi konsumsi nanas harus dibatasi. Lebih baik lagi, ibu hamil jangan mengkonsusmi nanas. Hal ini karena kandungan nanas yang banyak mengandung asam, yang berpengaruh pada kadar asam lambung bila dikonsumsi berlebihan. Bila asam lambung naik, maka gejala seperti mual, sakit perut, dan pusing pun tak bisa dihindari.

Kesimpulannya, jelas bagi ibu hamil harus memperhatikan konsumsi nanas, supaya tidak berlebihan, demi kesehatan sang buah hati di dalam perut. Hal ini tentunya juga perlu pengawasan dari suami dan anggota keluarga lain supaya ibu hamil tidak ngidam buah nanas secara berlebihan.

No comments:

Post a Comment