Kacang
merupakan cemilan yang nikmat untuk dikonsumsi. Hal itu karena kacang memiliki
citarasa yang khas, gurih, dan renyah. Tak jarang banyak orang yang hobi
mengkonsumsi kacang-kacangan setiap hari. Namun, seiring bertambahnya usia,
banyak yang tidak sadar bahwa ia telah mengkonsumsi banyak sekali
kacang-kacangan semasa hidupnya. Sehingga timbulah keluhan-keluhan pada tubuh
berupa badan pegal, kram, kesemutan, mudah capek, dan lain sebagainya. Banyak
orang yang meremehkan gejala-gejala tersebut, padahal mungkin saja ketika
dilakukan cek laboratorium, darah dalam tubuh mengandung asam urat yang tinggi.
![]() |
| by Alexas_Fotos on Pixabay |
Penyakit
Asam urat atau Gout adalah kondisi dimana tubuh tidak mampu membuang zat sisa
metabolisme berupa purin, sehingga zat tersebut menumpuk di persendian yang
menyebabkan rasa pegal. Penyakit ini rata-rata menyerang pada seseorang dengan
usia 30-50 tahun. Selain ciri-ciri yang disebutkan di atas, Asam urat memiliki
ciri-ciri yaitu nyeri, kaku, serta bengkak di persendian.
Penyebab
penyakit asam urat ini yaitu konsumsi purin yang berlebihan. Kadar asam urat
normal yaitu < 6 mg/dl untuk wanita dan < 7 mg/dl untuk pria. Asupan
konsumsi purin yang normal dan dianjurkan yaitu 500 - 1000 mg per hari.
Diantara makanan yang mengandung purin tinggi yaitu kacang-kacangan. Namun
tidak semua jenis kacang-kacangan mengandung purin yang tinggi. Berdasarkan
jurnal penelitian yang berjudul "Asupan
Karbohidrat, Lemak, Protein, Makanan Sumber Purin Dan Kadar Asam Urat Pada
Vegetarian" oleh Himma Adieni tahun 2008, berikut pengelompokan
jenis kacang menurut kandungan purinnya :
1.
Kandungan purin 150 - 1000 mg dalam 100 g jenis kacang (tinggi)
- Kacang
kedelai
- Kacang
tanah
- Kacang
hijau
- Buncis
- Kacang
Merah
2.
Kandungan purin 50 - 149,9 mg dalam 100 g jenis kacang (sedang)
- Tahu
- Tempe
- Kacang
panjang
3.
Kandungan purin < 50 mg dalam 100 g jenis kacang (rendah)
- Kacang
almond
- Kacang
arab
- Kacang
makadamia
Kacang
kedelai merupakan kacang yang sering kita jumpai. Namun kita biasanya
menjumpainya dalam bentuk tahu atau tempe. Kacang kedelai yang diolah menjadi
tahu atau tempe mengalami penurunan jumlah purin. Jadi tahu tempe masih
tergolong aman bila kita konsumsi setiap hari, asalkan dalam porsi yang tidak
berlebihan.
Bila
berbicara mengenai makanan selain kacang-kacangan, ada juga makanan lain yang
mengandung purin tinggi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Nur Amalina
Dianati, seorang mahasiswa jurusan Farmasi Universitas Lampung, makanan sejenis
bayam, jeroan, dan seafood juga mengandung purin yang tinggi, yaitu 150 - 180
mg dalam 100 g makanan.
Dari
uraian di atas kita dapat simpulkan bahwa jenis kacang yang paling tinggi
purinnya yaitu kacang kedelai, kacang tanah, buncis, kacang merah, dan kacang
hijau. Makanan tersebut adalah makanan yang sering kita jumpai. Maka dari itu
selagi kita masih sehat, kita harus menjaga tubuh kita supaya jangan berlebihan
dalam mengkonsumsi jenis kacang-kacangan tersebut supaya terhindar dari
penyakit asam urat. Selain itu, pola hidup yang sehat, rajin olahraga, dan
istirahat yang teratur, tidak kalah pentingnya dalam menjaga tubuh ini supaya tetap
sehat dan terhindar dari gejala-gejala asam urat.

No comments:
Post a Comment